Minggu, 04 Desember 2022

Ayahku

 100-105

Sudah begitu banyak yang diberikan ayahku kepadaku dengan berbagai cara, dan kini aku ingin memberiksn sesuatu bagibya, bagaimana kalau medali emas kejuaraan lari 100 meter dalam Olimpiade 1984? Menurutku itu yang paling sesuai untuk diberikan kepadanya, sebagai lambang segala hal menyenangkan yang kami lakukan bersama. Sebelum itu tidak pernah kukeluarkan medaliku dari tempat penyimpanannya di bank, tetapi hari itu aku mampir ke bank dan mengambil medali itu lalu kuletakan di saku jasku, aku membawanya ke New Jersey untuk Ayah. Di hari pemakamanya saat keluarga kami memberi penghormatan terakhir aku meletakan medali itu didalam tangan jenazah Ayah, Ibukku bertanya apakah aku yakin ingin mengubur medali itu bersama dengan Ayahku untuk selama-lamanya. Lalu aku berkata "Tenang sajalah, aku akan mendapat satu lagi," itu merupakan janji pada diriku sendiri dan kepada Ayah, kulihat dia berbaring dengan damai dan medali itu terlihat sangat cocok di genggaman tanganya.


Semakin banyak kita memberi, semakin banyak saja yang kita peroleh lagi. Kita harus bisa merelakan sesuatu dengan ikhlas dan tidak berharap mendapatkan imbalan yang sepadan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar