122-127
Beberapa waktu yang lalu syaa diajak berlibur selama dua minggu di daerah perbukitan Santa Barbara yang indah, di California,sebenarnya saya bukan diundang melainkan meminta izin kepada sepasang suami istri teman saya untuk meminjam rumah peristirahatan mereka untuk menyelesaikan buku yang saya tulis. Tiga hari pertama saya menginap disana saya mengalami hal yang sangat luar biasa, yang pertama hujan lebat yang tercurah dari langit selama tiga hari tanpa henti mulanya menyenangkan ada hujan di kawasan yang jarang terkena hujan, tapi sewaktu-waktu apakah saya harus membuat bahtera untuk menyelamatkan diri seandainya terjadi air bah. Kejadian istimewa kedua muncul dalam wujud seorang asisten. Setiap hari sekitar pukul dua belas Christoper, putra teman saya pulang dari taman kanak-kanak dan mendatangi saya untuk menanyakan apakah saya memerlukan bantuannya, pada hari ketiga sewaktu hujan belum berhenti ia bertanya apa sebabnya hujan turun terus lalu kujawab ketika hujan itu tandanya tuhan sedang menangis.
Lalu ia berkata "Mungkin dia menangis karena hari valentine sudah lewat" kata peramal cilik itu dan dia pun berkata "Jangan menangis tuhan karena hari valentine sudah lewat" seketika pun hujan berhenti.
Sikap polos seorang anak dan pandangan yang lugu terhadap dunia terkadang bisa membuat kita terkagum dalam suatu momen tertentu seperti di kutipan cerita diatas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar