Hari ini kami melakukan sit in lagi di ruang baca bersama-sama. Kami kedatangan dua alumni yang bisa dibilang sukses dengan jenis pekerjaan yang berbeda. Yang pertama adalah seorang alumni yang bekerja di bidang biologi yang pernah bersekolah di Universitas Kyoto di Jepang. Ia menceritakan kebiasaan disiplin waktu orang Jepang dan keuntungan kita bila mendapatkan beasiswa ke luar negeri dan dipilih untuk mengikuti seminari, dia merasa bahagia bisa makan makanan mahal dan refreshing di luar negeri dengan beasiswa, kita disarankan untuk mencari beasiswa agar dapat seperti dia.
Satu lagi adalah alumni yang memulai karier kerjanya dari sebuah manager suatu pabrik lalu membuka beberapa usaha dan akhirnya memutuskan jadi petani. Ia menerangkan bagaimana rasanya bekerja menjadi petani, dipikiran kami petani adalah orang yang mengerjakan sawah di lapangan, itu disebut buruh serabutan. Padahal aslinya pekerjaan petani hampir mirip seperti suatu manager yang memanage beberapa buruh serabutan yang mengerjakan sawah. Ia mengajak kami generasi muda untuk menjadi petani, dan bekerja dengan prinsip untuk sesama manusia bukan untuk upahnya atau biar lebih mudah diartikan bekerja dengan tulus sepenuh hati tanpa memikirkan imbalanya berapa rupiah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar