Halaman 6-11
Pada halaman ini saya menemukan kisah yang unik kisah ini tentang seorang ayah yang diberi tugas istrinya untuk menjaaga anak perempuan mereka selagi sang istri pergi. Anak perempuan ini bernama ramanda, ketika ayahnya sedang mengerjakan sesuatu singkatnya si Ramanda bermain-main dengan lipstick milik ibunya dan muka anak itu penuh dengan warna merah menyala (kecuali bibirnya) ia juga menggunakan baju milik ibunya. Ramanda pun memandang ayahnya dengan rasa gemetaran lalu sang ayah memarahinya sampai ia ingin menamparnya demi memberi tahu bahwa hal dilakukannya itu salah tetapi sebelum sempat menamparnya sang ayah melihat tulisan pada kaos tersebut yang bertulis "IM A PERFECT ANGEL" suatu ungkapan untuk menyatakan perilaku manis tanpa cela. Sang ayah pun sadar bahwa Tuhan telah memberi karunia sebuah malaikat kecil yang hampir saja dilenyapkan olehnya, akhirnya Ramanda difoto oleh ayahnya sebagai bentuk mengabadikan momen mereka.
Pesan yang bisa saya ambil dari cerita ini adalah dengan kita perlu belajar mencintai sesama ciptaan tuhan maka kita akan bisa mencintai diri kita sendiri. Karena dengan mencintai sesama kita belajar untuk mengapresiasi sikap dan penampilan sesama dengan itu kita dapat menambah relasi yang bermanfaat bagi kita. Kita juga harus bisa mencintai diri kita sendiri karena dengan mencintai diri kita sendiri kita dapat mengapresiasi hal kecil dalam hidup kita yang terkadang tambah memotivasi kita agar lebih semangat. hanya dengan mencintailah kita dapat belajar mencintai entah mencintai diri sendiri atau sesama.
Apapun bentuknya, ternyata kita harus mencintai sesama. Bukan hanya yang baik2 saja ya. Bisa jadi Tuhan menghadapkan kita kepada teman/orang yang kadang membuat jengkel. Bagus sekali Dito, teruslah berkembang dan menjadi pribadi yang mencintai diri sendiri dan sesama. God bless!
BalasHapus